Kini sudah dibuka! Kursus "Belajar Menulis Rohani" jarak jauh. Program diadakan selama 2 bulan, dimulai Senin, 16 Februari 2009. Anda boleh memilih pengiriman modul melalui email (e-book) atau pos. Jika melalui pos, untuk peserta luar Surabaya, biaya pengiriman ditanggung peserta. Bagi Anda yang berada di luar Indonesia, disarankan untuk melalui email.
Manfaat apa saja yang akan Anda dapatkan dengan mengikuti kursus ini:
1. Anda mendapatkan modul pelatihan menulis selama 8 kali (atau 2 bulan). Modul akan dikirimkan rutin setiap Senin ke rumah (khusus Surabaya). Bagi peserta luar Surabaya, modul juga dikirimkan setiap Senin.
2. Anda mendapatkan asistensi (bantuan) mengkoreksi tulisan selama jangka waktu pelatihan secara gratis. Saya akan membantu Anda memahami bagaimana sistem penulisan yang baik. Manfaatkan asistensi ini selama pelatihan.
3. BONUS # 1, saya akan memberitahu bagaimana cara mengirimkan tulisan ke media-media rohani. Saya akan berikan tips dan triknya serta alamat media rohani yang mau menerima tulisan Anda. Plus, sssttt... ada tips bagaimana menjadi koresponden Tabloid Gloria.
4. BONUS # 2, Anda mendapatkan Tabloid Gloria gratis selama 8 edisi (selama pelatihan).
5. Kursus ini bergaransi 100% uang kembali selama setahun. Anda tidak perlu ragu mengikuti program ini sebab bila Anda tidak mendapatkan berkat jasmani (uang) melalui menulis, saya akan mengembalikan investasi Anda 100%. Seperti sudah saya paparkan di Tabloid Gloria, Anda dapat menambah uang saku sekitar Rp 200 ribu per bulan melalui menulis. Katakanlah, tambahan uang saku Rp 200 ribu itu dapat Anda lakukan dengan tidak serius. Jika Anda serius, ya hitung sendiri nanti.
Investasinya program ini per bulan Rp 200.000. Jika membayar 2 bulan sekaligus, cukup berinvestasi Rp 360.000 (diskon Rp 40 ribu). Jika pembayaran dilakukan bulanan, tidak ada diskon. Berita gembiranya, khusus angkatan pertama mendapatkan harga spesial, yaitu Rp 320.090 untuk mengikuti program ini selama 2 bulan (tidak termasuk biaya pengiriman). Pendaftaran terakhir angkatan pertama pada Minggu, 15 Februari 2009 pukul 16.00 WIB. Cara pembayaran dan pendaftaran hubungi 08123112218. Pembaca setia Gloria, selamat belajar menulis!
Thursday, February 12, 2009
APA KABAR WARTA GEREJA? [Bagian 4]
PILAH DAN SELEKSI INFORMASI
Kebanyakan warta gereja dijejali dengan informasi jadwal liturgi, pengumuman dan jadwal tugas pelayan Tuhan.
Pengumuman pengkhotbah mendatang, jadwal liturgi sepekan, jadwal tugas pelayan Tuhan masih sering mendominasi isi warta gereja. Apakah ini salah? Tidak ada yang salah dan benar dalam hal ini. Semuanya bergantung dari tujuan Anda membuat warta gereja.
Kalau tujuan Anda membuat warta adalah sebagai tempat pengumuman, ya no problem. Namun saya melihat bahwa warta gereja seharusnya memiliki kapasitas yang lebih besar dari sekedar tempat pengumuman. Kapasitas ini yang oleh banyak gereja belum dilihat dan dikembangkan secara maksimal. Diantaranya adalah pemberdayaan potensi jemaat yang belum tertampung di gereja.
Untuk mengembangkan warta gereja maka Anda perlu melakukan pemilaha
n informasi. Pemilahan informasi ini nantinya diharapkan dapat memberikan tambahan ruang untuk pengembangan warta. Secara sederhana, kita bisa membagi informasi menjadi dua bagian, informasi dari internal dan eksternal.
Informasi internal adalah informasi dari internal untuk internal. Misal, jadwal liturgi sepekan, daftar jemaat yang berulang tahun, mau menikah, baptisan, jemaat yang meninggal dunia, sekolah Alkitab bagi awam, jadwal tugas pelayan Tuhan. Informasi dari internal untuk internal memiliki tujuan agar antar jemaat mengetahui aktivitas yang sedang terjadi di dalam gereja dan memupuk kepedulian antar jemaat.
Informasi eksternal adalah informasi dari eksternal untuk internal gereja. Contoh, ada kegiatan seminar, KKR, doa bersama dan sebagainya. Untuk informasi dari eksternal, tidak perlu semua kegiatan di luar gereja dimuat di warta. Muatlah informasi kegiatan yang mendukung pertumbuhan rohani dan karakter jemaat.
Dari contoh di atas, ada informasi internal yang dapat disampaikan dalam bentuk lain. Artinya, tidak perlu dimuat di warta. Informasi jadwal tugas pelayan Tuhan dapat disampaikan kepada yang bersangkutan dalam bentuk surat atau ditempelkan di papan pengumuman gereja. Melalui cara ini maka ada halaman yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan warta.
Warta gereja memiliki halaman yang terbatas karena itu kita harus pintar untuk menyiasati menggunakan halaman demi halaman supaya dapat memberkati jemaat. Pilah dan seleksi informasi yang dapat ‘dikeluarkan’ dari warta jemaat. Ada informasi yang dapat Anda sebarkan dalam bentuk-bentuk lain.
Selamat memilah informasi!
Bersambung... (Ellen Pantouw)
Kebanyakan warta gereja dijejali dengan informasi jadwal liturgi, pengumuman dan jadwal tugas pelayan Tuhan.
Pengumuman pengkhotbah mendatang, jadwal liturgi sepekan, jadwal tugas pelayan Tuhan masih sering mendominasi isi warta gereja. Apakah ini salah? Tidak ada yang salah dan benar dalam hal ini. Semuanya bergantung dari tujuan Anda membuat warta gereja.
Kalau tujuan Anda membuat warta adalah sebagai tempat pengumuman, ya no problem. Namun saya melihat bahwa warta gereja seharusnya memiliki kapasitas yang lebih besar dari sekedar tempat pengumuman. Kapasitas ini yang oleh banyak gereja belum dilihat dan dikembangkan secara maksimal. Diantaranya adalah pemberdayaan potensi jemaat yang belum tertampung di gereja.
Untuk mengembangkan warta gereja maka Anda perlu melakukan pemilaha
n informasi. Pemilahan informasi ini nantinya diharapkan dapat memberikan tambahan ruang untuk pengembangan warta. Secara sederhana, kita bisa membagi informasi menjadi dua bagian, informasi dari internal dan eksternal.Informasi internal adalah informasi dari internal untuk internal. Misal, jadwal liturgi sepekan, daftar jemaat yang berulang tahun, mau menikah, baptisan, jemaat yang meninggal dunia, sekolah Alkitab bagi awam, jadwal tugas pelayan Tuhan. Informasi dari internal untuk internal memiliki tujuan agar antar jemaat mengetahui aktivitas yang sedang terjadi di dalam gereja dan memupuk kepedulian antar jemaat.
Informasi eksternal adalah informasi dari eksternal untuk internal gereja. Contoh, ada kegiatan seminar, KKR, doa bersama dan sebagainya. Untuk informasi dari eksternal, tidak perlu semua kegiatan di luar gereja dimuat di warta. Muatlah informasi kegiatan yang mendukung pertumbuhan rohani dan karakter jemaat.
Dari contoh di atas, ada informasi internal yang dapat disampaikan dalam bentuk lain. Artinya, tidak perlu dimuat di warta. Informasi jadwal tugas pelayan Tuhan dapat disampaikan kepada yang bersangkutan dalam bentuk surat atau ditempelkan di papan pengumuman gereja. Melalui cara ini maka ada halaman yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan warta.
Warta gereja memiliki halaman yang terbatas karena itu kita harus pintar untuk menyiasati menggunakan halaman demi halaman supaya dapat memberkati jemaat. Pilah dan seleksi informasi yang dapat ‘dikeluarkan’ dari warta jemaat. Ada informasi yang dapat Anda sebarkan dalam bentuk-bentuk lain.
Selamat memilah informasi!
Bersambung... (Ellen Pantouw)
Labels:
informasi,
jadwal liturgi,
pelayan Tuhan,
pilah
Sunday, February 8, 2009
APA KABAR WARTA GEREJA? [Bagian-3]
KELOLA INFORMASI UNTUK WARTA
Warta gereja terbit 52 edisi dalam setahun. 52 edisi = 52 minggu. Warta gereja memiliki potensi yang besar jika gereja mau mengelolanya.
Minggu ini saya mendapat telepon dari Jakarta yang membaca tulisan saya di Gloria. Hamba Tuhan ini sempat berdiskusi sebentar melalui telepon perihal warta gereja. Intinya, dia juga prihatin dengan pengelolaan warta gereja yang terkesan asal-asalan. "Lebih baik uang tersebut digunakan untuk misi," ungkapnya menyatakan keprihatinan. Memang saya tahu belum banyak gereja yang menyadari potensi tersembunyi warta gereja. Warta gereja dianggap sekedar pengumuman belaka.
Saya juga menemukan ada gereja yang sudah menyadari dan berusaha memberikan ruang bagi jemaat untuk menuliskan ide-ide mereka. Mungkin Anda bertanya apakah ada jemaat yang mau menulis? Saya bisa menjawab dengan tegas, ada. Kalau potensi jemaat Anda digali, Anda akan menemukan lebih banyak lagi. Salah satunya ketika saya diundang dalam sebuah pertemuan beberapa jemaat gereja Masa Depan Cerah Surabaya, Senin lalu. Pertemuan rutin tersebut bertujuan untuk mengembangkan potensi diri mereka. Tahun ini mereka mendapatkan tugas untuk membuat sebuah tulisan. Saya didapuk sebagai pembicara untuk memaparkan bagaimana cara menulis dalam waktu 1,5 jam. Pada pelatihan singkat tersebut, ternyata bisa ditemukan bakat-bakat penulis dengan genre beragam. Luar biasanya, sang gembala pun turut hadir dan merespon hasil pelatihan. Pembaca yang terkasih, hanya dalam waktu 1,5 jam, saya membantu gereja untuk menemukan bakat-bakat terpendam jemaat. Hasilnya pun luar biasa. Itu dapat terjadi jika memang ada kemauan dari gereja sendiri untuk mengembangkan potensi jemaatnya.
Lalu bagaimana cara mengelola informasi untuk warta gereja? Satu hal yang pasti, jangan mengulang-ulang informasi yang sudah disampaikan dalam berbagai media tanpa ada perbedaan sudut pandang. Contohnya, kita sudah tahu bahwa di tahun 2009, krisis ekonomi akan semakin hebat melanda dunia. Informasi itu dengan mudah dapat ditemukan di koran, tabloid, majalah, radio, televisi bahkan internet. Jadi, Anda tidak perlu mengulang informasi tersebut apalagi mencuplik dari kanan-kiri, ditambah Anda membahasnya dari sudut pandang yang sama. Itu sangat membosankan sekali. Bayangkan, Anda menerima informasi yang sama berulang-ulang, pasti bosan.
Kalau Anda ingin membahasnya, bahaslah dari sudut pandang yang berbeda. Tidak perlu lagi memberitakan krisis ekonominya tetapi berikan solusi seperti motivasi yang menguatkan jemaat. Motivasi itu dapat berupa ayat-ayat Firman Tuhan dan tips nyata dari jemaat lain. Jika ada pebisnis, wirausaha, mintalah tips nyata dari mereka. Kita tidak akan pernah tahu bahwa sebuah tips sederhana dapat mengubah hidup seseorang. Saya pernah mendapatkan sms dari seorang pembaca buku saya yang ingin menjual imannya asalkan semua hutangnya dapat dilunasi. Ibu ini sangat putus asa dengan hutang yang melilitnya. Menghadapi ibu ini, kita tidak bisa hanya memberikan paparan-paparan ayat saja. Tapi perlu juga memberikan tips-tips bagaimana cara mengelola keuangan, menambah penghasilan dan sebagainya. Berikan tips-tips sesuai dengan cara pandang kita sebagai anak-anak Tuhan.
Bersambung... (Ellen Pantouw)
Wednesday, February 4, 2009
DIBUKA, BELAJAR MENULIS ROHANI!
Pembaca Tabloid Gloria, sedari rubrik ini ada, Anda sering membaca artikel: "SATU-SATUNYA DAN PERTAMA DI INDONESIA!!! Belajar Menulis Rohani Online, GARANSI 100% UANG KEMBALI". Juga ada e-book "Rahasia Kedahsyatan Pelayanan Menulis" karangan Ellen Pantouw diberikan secara gratis kepada pembaca setia Tabloid Gloria.
Banyak pembaca yang menelepon dan mengirimkan sms memberitakan bahwa mereka tidak sabar belajar menulis. Saya jelaskan bahwa perlu waktu. Sebagai bocoran, bekerjasama dengan Tabloid Gloria, kami sedang menggodok sebuah pelatihan tatap muka untuk media gereja di Surabaya dan sekitarnya.
"Kok lama, bu?" demikian tanya seorang pembaca kepada saya. Sebenarnya bukan masalah lama dan tidaknya, tetapi kami mementingkan kualitas pelatihan. Kami tidak mau pelatihan yang diadakan tidak membawa manfaat bagi para peserta.
Beberapa pembaca terus terang mengatakan bahwa mereka kurang akrab dengan internet. Awalnya saya mendesain kursus ini melalui internet untuk menekan biaya-biaya sehingga Anda dapat mengikuti dengan harga terjangkau. Tetapi melalui beberapa pertimbangan, akhirnya saya mendesain kursus menulis artikel rohani melalui media pos (modul-modul dikirimkan ke alamat Anda).
Harga Khusus Angkatan Pertama
Program ini diadakan selama 2 (dua bulan), dimulai Senin, 16 Februari 2009. Peserta di Surabaya mendapatkan modul setiap Senin. Bagi peserta luar Surabaya, modul akan dikirimkan melalui pos pada hari yang sama.
Apa saja yang akan Anda dapatkan? Pertama, Anda mendapatkan modul pelatihan menulis selama 8 kali (atau 2 bulan). Modul akan dikirimkan rutin setiap Senin ke rumah (khusus Surabaya). Bagi peserta luar Surabaya, modul juga dikirimkan setiap Senin.
Kedua, Anda mendapatkan asistensi (bantuan) mengkoreksi tulisan selama jangka waktu pelatihan secara gratis. Saya akan membantu Anda memahami bagaimana sistem penulisan yang baik. Manfaatkan asistensi ini selama pelatihan.
Ketiga (dan bonus pertama), saya akan memberitahu bagaimana cara mengirim tulisan ke media-media rohani. Saya akan berikan tips dan triknya serta alamat media rohani yang mau menerima tulisan Anda. Plus, sssttt... ada tips bagaimana menjadi koresponden Tabloid Gloria.
Keempat (dan bonus kedua), Anda akan mendapatkan Tabloid Gloria gratis selama 8 edisi (selama pelatihan).
Kelima dan yang luar biasa adalah saya akan tetap memberikan garansi 100% uang kembali selama setahun. Anda tidak perlu ragu mengikuti program ini sebab bila Anda tidak mendapatkan berkat jasmani (uang) melalui menulis, saya akan mengembalikan investasi Anda 100%. Seperti sudah saya paparkan di Tabloid Gloria, Anda dapat menambah uang saku sekitar Rp 200 ribu per bulan melalui menulis. Katakanlah, tambahan uang saku Rp 200 ribu itu dapat Anda lakukan dengan tidak serius. Jika Anda serius, ya hitung sendiri nanti.
Nah, berapa biaya investasinya? Biaya investasi per bulan Rp 200.000. Jika membayar 2 bulan sekaligus, cukup mengeluarkan investasi Rp 360.000 (diskon Rp 40 ribu). Jika pembayaran dilakukan bulanan, tidak ada diskon. Berita gembiranya, khusus angkatan pertama mendapatkan harga spesial, yaitu Rp 320.090 untuk mengikuti program ini selama 2 bulan. Luar Surabaya ditambahkan biaya pos. Pendaftaran terakhir angkatan pertama pada Minggu, 15 Februari 2009 pukul 16.00 WIB. Selamat belajar menulis!
Cara Pendaftaran dan Pembayaran:
Langkah Pertama:
DAFTAR bisa melalui sms ke 08123112218 atau kirim email ke onebooklife@gmail.com
Pesan yang harus Anda tuliskan di sms atau email adalah NAMA LENGKAP dan KOTA.
Langkah Kedua:
PEMBAYARAN ditransfer melalui bank:
BCA KCP Ahmad Yani Surabaya
4290415662
an. Ellen Pantouw
Bank Mandiri Cabang Diponegoro Surabaya
1420006164544
an. Ellen Pantouw
Pendaftaran Anda akan disetujui jika sudah melaksanakan pembayaran.
Banyak pembaca yang menelepon dan mengirimkan sms memberitakan bahwa mereka tidak sabar belajar menulis. Saya jelaskan bahwa perlu waktu. Sebagai bocoran, bekerjasama dengan Tabloid Gloria, kami sedang menggodok sebuah pelatihan tatap muka untuk media gereja di Surabaya dan sekitarnya.
"Kok lama, bu?" demikian tanya seorang pembaca kepada saya. Sebenarnya bukan masalah lama dan tidaknya, tetapi kami mementingkan kualitas pelatihan. Kami tidak mau pelatihan yang diadakan tidak membawa manfaat bagi para peserta.
Beberapa pembaca terus terang mengatakan bahwa mereka kurang akrab dengan internet. Awalnya saya mendesain kursus ini melalui internet untuk menekan biaya-biaya sehingga Anda dapat mengikuti dengan harga terjangkau. Tetapi melalui beberapa pertimbangan, akhirnya saya mendesain kursus menulis artikel rohani melalui media pos (modul-modul dikirimkan ke alamat Anda).
Harga Khusus Angkatan Pertama
Program ini diadakan selama 2 (dua bulan), dimulai Senin, 16 Februari 2009. Peserta di Surabaya mendapatkan modul setiap Senin. Bagi peserta luar Surabaya, modul akan dikirimkan melalui pos pada hari yang sama.
Apa saja yang akan Anda dapatkan? Pertama, Anda mendapatkan modul pelatihan menulis selama 8 kali (atau 2 bulan). Modul akan dikirimkan rutin setiap Senin ke rumah (khusus Surabaya). Bagi peserta luar Surabaya, modul juga dikirimkan setiap Senin.
Kedua, Anda mendapatkan asistensi (bantuan) mengkoreksi tulisan selama jangka waktu pelatihan secara gratis. Saya akan membantu Anda memahami bagaimana sistem penulisan yang baik. Manfaatkan asistensi ini selama pelatihan.
Ketiga (dan bonus pertama), saya akan memberitahu bagaimana cara mengirim tulisan ke media-media rohani. Saya akan berikan tips dan triknya serta alamat media rohani yang mau menerima tulisan Anda. Plus, sssttt... ada tips bagaimana menjadi koresponden Tabloid Gloria.
Keempat (dan bonus kedua), Anda akan mendapatkan Tabloid Gloria gratis selama 8 edisi (selama pelatihan).
Kelima dan yang luar biasa adalah saya akan tetap memberikan garansi 100% uang kembali selama setahun. Anda tidak perlu ragu mengikuti program ini sebab bila Anda tidak mendapatkan berkat jasmani (uang) melalui menulis, saya akan mengembalikan investasi Anda 100%. Seperti sudah saya paparkan di Tabloid Gloria, Anda dapat menambah uang saku sekitar Rp 200 ribu per bulan melalui menulis. Katakanlah, tambahan uang saku Rp 200 ribu itu dapat Anda lakukan dengan tidak serius. Jika Anda serius, ya hitung sendiri nanti.
Nah, berapa biaya investasinya? Biaya investasi per bulan Rp 200.000. Jika membayar 2 bulan sekaligus, cukup mengeluarkan investasi Rp 360.000 (diskon Rp 40 ribu). Jika pembayaran dilakukan bulanan, tidak ada diskon. Berita gembiranya, khusus angkatan pertama mendapatkan harga spesial, yaitu Rp 320.090 untuk mengikuti program ini selama 2 bulan. Luar Surabaya ditambahkan biaya pos. Pendaftaran terakhir angkatan pertama pada Minggu, 15 Februari 2009 pukul 16.00 WIB. Selamat belajar menulis!
Cara Pendaftaran dan Pembayaran:
Langkah Pertama:
DAFTAR bisa melalui sms ke 08123112218 atau kirim email ke onebooklife@gmail.com
Pesan yang harus Anda tuliskan di sms atau email adalah NAMA LENGKAP dan KOTA.
Langkah Kedua:
PEMBAYARAN ditransfer melalui bank:
BCA KCP Ahmad Yani Surabaya
4290415662
an. Ellen Pantouw
Bank Mandiri Cabang Diponegoro Surabaya
1420006164544
an. Ellen Pantouw
Pendaftaran Anda akan disetujui jika sudah melaksanakan pembayaran.
APA KABAR WARTA GEREJA? [Bagian-2]

Edisi lalu di Tabloid Gloria (438), saya telah memaparkan bahwa warta gereja yang tidak dikelola dengan baik berarti sama artinya dengan kita membuang uang jemaat. Apa pasalnya? Jika dihitung dalam satu tahun, jumlah dana yang harus dikeluarkan untuk mencetak warta gereja bernilai jutaan rupiah. Sayang sekali jika uang jutaan itu ternyata tidak menjadi berkat bagi jemaat.
Saya mengajak Anda merenungkan mengapa ada warta gereja yang dikliping jemaat dan ada yang tidak. Semua jemaat membutuhkan warta gereja! Tapi mengapa ada jemaat yang rajin mengkliping? Mengapa pula ada yang rajin membuang? Cobalah berpikir seperti jemaat! Apakah Anda sudah mendapatkan alasannya? Mari saya bantu menjawab keingintahuan Anda.
PERTAMA, KELOLA INFORMASI DENGAN BAIK
Abad 21 ini merupakan abad informasi. Sangat mudah mencari informasi, apalagi dengan teknologi internet. Luar biasa mudahnya! Komputer, jaringan internet, klik sana, klik sini, Anda bisa memperoleh informasi tanpa perlu beranjak dari tempat duduk Anda. Bahkan dalam hitungan detik, Anda akan memperoleh informasi.
Dari paparan paragraf di atas, saya berharap Anda memahami bahwa Anda perlu mengelola informasi dengan baik, sekalipun medianya hanya warta gereja. Seringkali kita meremehkan media warta gereja. "Ah, itu kan hanya warta gereja." Padahal, sesuai dengan ayat Firman Tuhan bahwa kalau kita setia mengerjakan perkara kecil maka Tuhan akan menambahkan perkara yang besar. Artinya, kalau kita bertanggung jawab dengan media kecil (warta gereja) maka Tuhan akan menambahkan perkara yang besar (media gereja yang lebih besar).
Biasanya, orang akan langsung berpikir begini, "Membuat media yang lebih besar kan perlu uang. Gereja kami kecil, tidak memiliki uang sebanyak itu." Saya mau beritahu kepada Anda bahwa meskipun gereja Anda memiliki uang, belum tentu bisa mengelola media gereja. Saya tidak bisa menyebutkan nama gereja dan yayasan yang memiliki kemampuan dana untuk menerbitkan media besar tetapi gagal di tengah perjalanan. Kalau saya menyebutkan tentu itu sangat tidak etis. Saya mau meyakinkan Anda bahwa uang bukan segalanya. Uang memang dibutuhkan untuk biaya operasional tetapi dengan pengalaman saya lebih dari 12 tahun menekuni dunia media, saya meyakini bahwa itu dibutuhkan lebih dari uang. Maksud saya, kita memerlukan kemampuan (skill), pengetahuan manajemen dan sebagainya. Jadi, jangan pernah meremehkan pengelolaan warta gereja Anda!
Lalu bagaimana cara mengelola informasi yang baik bagi warta gereja? Bersambung...
(Ellen Pantouw)
APA KABAR WARTA GEREJA? (1)

"Jika gereja tahu cara meledakkan potensi tersembunyi warta gereja maka gerejanya akan menjadi luar biasaaa!!!" (Ellen Pantouw)
Warta gereja, buletin gereja, apapun namanya, selalu Anda terima setiap hari Minggu. Terkadang ada gereja yang sudah membagikan kepada jemaat di hari Sabtu, tatkala ada kebaktian Sabtu. Berapa jumlah warta gereja yang diterima setiap orang dalam satu tahun? 52 warta gereja, atau saya lebih menyukainya dengan menyebut sebagai 52 edisi. Apakah Anda pernah membayangkan bahwa Tabloid Gloria juga diterbitkan 52 edisi dalam satu tahunnya? Sama kan?
Apa bedanya warta gereja dengan Tabloid Gloria? Tabloid Gloria selalu dicari para pembacanya bahkan Anda harus membayar untuk mendapatkannya. Seringkali Tabloid Gloria juga dibeli para pesaingnya bahkan beberapa rubrik dijiplak oleh pesaing. Luar biasa kan? Hal yang terpenting adalah Anda rela mengeluarkan sejumlah rupiah untuk membeli Tabloid Gloria. Nah, bagaimana dengan warta gereja? Jangankan membayar, dibagi gratis saja masih ada warta gereja yang dibuang ke tong sampah di gereja. Kondisi ini sungguh mengerikan.
Sayangnya, tidak banyak gembala jemaat, pengerja, pengurus gereja yang perhatian dengan keberadaan warta gereja. Boleh dikatakan, keberadaan warta gereja ibarat hidup segan, mati tak mau. Tak heran, jika kita menjumpai warta gereja yang dikerjakan asal-asalan. Tak heran pula, jika jemaat tega membuang warta gereja ke tong sampah gereja. Atau jika sungkan, dibuang di tong sampah di luar gedung gereja. Tetap ujung-ujungnya ke tong sampah.
Padahal untuk mencetak warta gereja dibutuhkan dana yang tidak sedikit setiap tahunnya. Dana tersebut asalnya juga dari persembahan jemaatnya. Jadi, membuang warta gereja = membuang uang Anda, para jemaat!
Mari, kita hitung berapa dana yang dikeluarkan gereja untuk mencetak warta setiap tahunnya. Kita ambil pengandaian dibutuhkan Rp 1.000 untuk mencetak satu warta gereja. Seribu rupiah merupakan biaya cetak yang sangat minimal. 52 minggu x Rp 1.000 x 200 jemaat = Rp 10.400.000 (Sepuluh juta empat ratus ribu rupiah). Wow... itu jika satu warta gereja dapat dicetak dengan harga seribu rupiah.
Nah, kalau warta gereja Anda dibuang oleh 50% jemaat, berarti uang yang terbuang di tong sampah adalah 52 minggu x Rp 1.000 x 100 jemaat = Rp 5.200.000 (lima juta dua ratus ribu rupiah). Hmmm... setiap tahun gereja Anda membuang uang sekitar Rp 5 juta. Wah, Anda harus bertanggungjawab ke Tuhan lho... karena Anda tidak dapat mengatur warta gereja dengan baik. Bayangkan, uang segitu dapat digunakan untuk pelebaran misi atau beasiswa sekolah daripada dibuang percuma ke tong sampah.
Sekarang, Anda mengerti maksud saya kan bahwa kita perlu mengatur warta gereja dengan baik. Hal yang kita temukan pertama jika kita tidak mengatur warta gereja adalah terbuangnya uang bernilai jutaan setiap tahunnya ke tong sampah. bersambung...
(Ellen Pantouw)
Subscribe to:
Comments (Atom)
